Petualangan Seru Liburan Arinda
Oleh: Arinda Nazhifa
Fatimatuzzahra
Kelas: 6B
📅 Minggu, 28 Desember 2025
Judul: Awal
Petualangan di Sawah
Siang itu, cuaca cukup
cerah untuk sebuah petualangan kecil. Aku dan beberapa teman memutuskan untuk
menjelajahi area persawahan di dekat rumah. Sepanjang jalan menuju sawah, kami
dihadapkan pada dua pilihan: jalan setapak yang rusak dan berbatu, atau jalur
alternatif yang berlumpur setelah hujan semalam. Dengan semangat petualang,
kami memilih melewati jalan berlumpur itu, yang terlihat lebih menantang.
Dengan langkah hati-hati, kami melintasi kubangan lumpur. Tiba-tiba, tanpa
kusadari, kakiku terpeleset di atas lumpur yang licin! Badanku oleng dan nyaris
terjatuh ke dalam lumpur. Dalam sekejap, jantungku berdebar kencang. Namun,
dengan keseimbangan yang hampir hilang, aku berhasil menguasai diri dan berdiri
tegak kembali. Alhamdulillah, aku tidak jadi jatuh! Kami pun tertawa lepas,
lega sekaligus gembira atas kejadian kecil yang mendebarkan itu. Petualangan
sore ini menjadi pembuka liburan yang tak terlupakan.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi siang lagi jalan jalan sama temen temen ke sawah,disitu ada jalanan
yang rusak sama yang berlumpur,kita milih jalan yang berlumpur tau tau
kepleset,jadi nya mau jatoh tpi alhamdulillah nya gak jadi"
📅 Senin, 29 Desember 2025
Judul: Insiden Sepeda
Jadul dan Rumah Misterius
Hari Senin ini, kami
memulai petualangan dengan mengendarai sepeda jadul. Rencana kami adalah
melewati suatu daerah yang dikenal dengan sebutan "rumah orang gila".
Saat tiba di sebuah perempatan, tiba-tiba terjadi masalah teknis yang serius:
rem sepedaku blong! Aku panik karena laju sepeda tidak bisa dikendalikan dan
hampir menabrak pagar rumah di depan. Dengan usaha keras, aku berbelok dan
menghindari tabrakan. Setelah insiden itu, kami melanjutkan perjalanan menuju
tujuan. Namun, nasib buruk belum berakhir. Di tengah jalan menuju rumah itu,
karena jalan yang tidak rata atau mungkin keseimbangan yang kurang, sepeda yang
kutumpangi oleng dan akhirnya jatuh! Kami tidak hanya terjatuh, tetapi juga
menabrak sebuah pohon di tepi jalan. Yang lebih parah, badan kami tertindih
oleh badan sepeda itu sendiri. Untungnya, tidak ada yang cedera serius, hanya
rasa kaget dan beberapa lecet kecil.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi siang jalan jalan naik sepeda jadul,tadi nya mau lewat rumah nya
orang gila,nah pas di perempatan mau nabrak rumah karena rem nya blong,nah trus
kita ke mau kerumah nya orang gila tiba tiba jatoh karena ga seimbang,jadinya
nabrak pohon dan kita ketindihan sepeda"
📅 Selasa, 30 Desember 2025
Judul: Menaklukkan
Jembatan Ronggeng dengan Sepeda Listrik
Sore hari sekitar
pukul empat, petualangan kami dilanjutkan dengan menggunakan sepeda listrik
milik Boti. Tujuan kami adalah menuju sawah, namun ada satu tantangan besar
yang menghadang: Jembatan Ronggeng. Jembatan ini memiliki tanjakan yang cukup
curam. Saat kami mencoba menaikinya, sepeda listrik itu ternyata kekurangan
daya atau traksi dan tidak bisa langsung melaju naik. Suasana jadi sedikit
panik! Akhirnya, dengan kerja sama tim, kami memutuskan untuk mendorong sepeda
tersebut sambil tetap menjaga keseimbangan, menggunakan kaki kami untuk
menambah tenaga. Setelah usaha keras, akhirnya sepeda listrik itu berhasil kami
taklukkan dan melaju di atas jembatan. Rasa lega dan bangga menyelimuti kami.
Perjalanan dilanjutkan ke sawah. Di area persawahan, hampir saja terjadi
kejadian serupa saat melewati pematang yang licin, namun sekali lagi,
alhamdulillah, kami berhasil menjaga keseimbangan dan tidak terjatuh.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi sore sekitar jam empat an jalan jalan naik sepeda listrik boti,nah
mau naik jembatan ronggeng ga bisa naik,nah disitu pada panik trus kita dorong
pake kaki akhirnya bisa,terus kita ke sawah mau jatoh tapi alhamdulillah nya ga
jadi"
📅 Rabu, 31 Desember 2025
Judul: Penantian
Panjang yang Berakhir dengan Kekecewaan
Hari ini ada cerita
yang cukup membuat kesal dan kecewa. Aku menitipkan uang kepada Iren dan Gea
untuk membelikan jajanan. Pesananku spesifik: cireng dan es teh, yang
rencananya akan dibeli di warung Gidimsum. Dengan sabar dan penuh harap, aku
menunggu kedatangan mereka sejak siang. Waktu terus berjalan, matahari
tenggelam, malam tiba, tetapi jajanan itu tak kunjung datang. Perut sudah
keroncongan dan rasa penasaran bercampur kesal. Ketika mereka akhirnya datang
larut malam, yang kudapati hanyalah kekecewaan. Cireng yang dititipkan sudah
dalam keadaan tidak layak: terlihat kotor dan banyak tercampur tanah. Es teh
yang dipesan juga bocor, sehingga tinggal sedikit isinya. Rasanya sedih dan
kesal menunggu lama, tapi yang didapat malah jajanan yang berantakan dan tidak
enak dilihat.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi nitip jajanan di iren sama gea,belinya di gidimsum,nitip cireng sama
es teh,nah ditungguin sampe malam ga datang datang,pas datang cireng nya udah
kotor dan es teh nya bocor,cireng nya juga udah banyak tanah nya"
📅 Kamis, 1 Januari 2026
Judul: Kejadian Lucu
di Tengah Permainan
Di tengah asyiknya
bermain di luar rumah bersama teman-teman, tiba-tiba seorang yang dikenal
sebagai "orang gila" lewat di depan kami. Kami hanya memperhatikannya
sejenak, lalu melanjutkan permainan. Tak lama kemudian, lewat pula sekelompok
panitia dari suatu acara di kampung. Kami pun tetap fokus pada keseruan kami.
Saat sedang asyik, ada salah satu teman yang sedang asyik menyantap makanannya.
Tiba-tiba, terdengar suara kentut yang cukup jelas dan nyaring! Setelah
investigasi singkat dan saling tuduh, ternyata sumber suara itu adalah dari
teman yang sedang makan tadi. Spontan, kami yang lain langsung kabur
berhamburan sambil tertawa terpingkal-pingkal, meninggalkan si
"pelaku" sendiri dengan makanan dan rasa malunya. Kejadian kocak itu
menjadi bahan candaan dan cerita yang tak terlupakan sepanjang hari.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi lagi main,ada orang gila lewat,nah terus tuh habis orang gila lewat
ada panitia,yaudah kita lanjut main aja,nah ada yang makan,tiba tiba ada yang
kentut,ternyata yang lagi makan yang kentut,kita langsung kabur aja"
📅 Jumat, 2 Januari 2026
Judul: Kejujuran yang
Menyelamatkan Situasi
Siang itu kami sedang
berkumpul dan bermain di rumah salah seorang teman. Di sela permainan, kami
memutuskan untuk menitipkan uang pada salah satu teman agar membelikan makanan.
Saat dia bersiap untuk berangkat, tiba-tiba terdengar suara kentut yang samar
namun cukup terdengar. Suasana hening sejenak, lalu kami saling memandang
dengan mata penuh tanda tanya. Untungnya, sebelum kecurigaan berkembang menjadi
saling tuduh yang bisa merusak suasana, si pelaku dengan jujur dan berani
mengaku bahwa dialah yang melakukannya. Kami pun langsung meledak dengan tawa,
dan kejadian itu justru menjadi bahan lelucon yang ringan. Kejujurannya
menyelamatkan hari dari keributan yang tidak perlu.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi siang lagi main di rumah temen,nah terus kita nitip makanan di salah
satu temen,nah pas mau pergi denger suara kentut,pas di tanya untung nya pelaku
nya ngaku misalnya dia yang kentut"
📅 Sabtu, 3 Januari 2026
Judul: "Serangan
Gas" di Dalam Selimut
Sore hari aku
berkunjung ke rumah temanku. Kami sempat mampir ke Alfamart dan membeli
beberapa jajanan di jalan sebelum akhirnya kembali ke rumahnya. Karena cuaca
cukup dingin, kami memutuskan untuk berselimut bersama-sama agar lebih hangat.
Saat sedang nyaman-nyamannya berselimut, mungkin sambil main HP atau mengobrol,
tiba-tiba tercium bau tidak sedap yang sangat menyengat! Bau kentut itu
terperangkap di dalam ruang tertutup selimut, sehingga baunya semakin kuat dan
menyebar ke semua orang yang ada di dalamnya. Suasana pun berubah heboh dengan
saling tuduh dan tawa. Namun, berkat keberanian dan kejujuran salah satu teman
yang mengaku bahwa dialah yang melakukannya, situasi pun mereda dan berubah
menjadi gelak tawa yang lebih riang. Setidaknya, kejujuran itu mencegah salah
paham yang lebih lama.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi sore lagi main di rumah temen,kita ke alfamart terus beli makanan di
jalan,nah kita pulang ke rumah nya temen ku,kita main handphone,kita selimutan
karena kedinginan,tiba tiba bau kentut,kentut nya di dalam selimut jadi bau nya
nyengat banget,untung nya orang nya ngaku kalo dia yang kentut"
📅 Minggu, 4 Januari 2026
Judul: Tour Sepeda
Listrik Menjelajahi Berbagai Sawah
Sore ini, kami
melakukan tur keliling sawah menggunakan moda transportasi seru: sepeda listrik
(boti). Rute yang kami tempuh cukup panjang dan beragam! Kami menyusuri Sawah
Raso, menikmati hamparan hijau Sawah Gandu, lalu melintasi Sawah Bojong, tidak
ketinggalan Sawah Ronggeng, dan akhirnya mencapai tujuan terjauh, Sawah Rawa.
Untuk mencapai Sawah Rawa, kami harus melewati sebuah jalan proyek yang
kondisinya masih belum sempurna, berlubang dan berdebu. Di tengah perjalanan di
jalan itu, sepeda listrik sempat oleng dan hampir saja membuat kami terjatuh.
Jantung berdegup kencang! Tapi, alhamdulillah sekali lagi, kami berhasil
menyeimbangkan diri dan tidak jadi jatuh. Perjalanan petualangan sore itu kami
akhiri dengan pulang sekitar pukul lima lebih, membawa kenangan indah tentang
alam dan sedikit adrenalin.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi pas sore kita jalan jalan boti ke sawah,kita jalan jalan ke sawah
raso,sawah gandu,sawah bojong,sawah ronggeng,sama sawah rawa.kita ke sawah rawa
nya lewat jalan proyek,kita hampir jatuh,tapi alhamdulillah nya ga jadi,terus
kita pulang di jam lima lebih"
📅 Senin, 5 Januari 2026
Judul: Dua Kali
Pertemuan dengan Rombongan Unik
Siang hari, aku dengan
sukarela mengantar seorang teman ke apotek karena dia ingin membeli obat tetes
mata (pupuh mata). Dalam perjalanan, kami melewati sekelompok orang yang
penampilannya sangat mencolok dan tidak biasa. Mereka berpenampilan seperti
anak punk dengan gaya rambut, pakaian, dan aksesori yang "skena" atau
mencolok. Awalnya kami mengira mereka rombongan apa, ternyata setelah diamati
lebih dekat, mereka adalah sekelompok pengamen jalanan. Ada sekitar enam orang
di sana. Penampilan mereka benar-benar menarik perhatian dan membuat kami
penasaran. Yang membuat kami semakin terkejut, setelah selesai dari apotek dan
sampai di rumah, ternyata kami bertemu lagi dengan rombongan yang sama persis
itu, kali ini sedang berada di depan rumah! Kami saling pandang dan hanya bisa
berkata dalam hati, "😠Kebetulan yang aneh
sekali!"
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi pas siang nganterin temen ke apotek beli pupuh mata,pas di jalan ada
rombongan anak punk,kita kira itu rombongan apa ternyata itu pengamen,ada
sekitar 6 orang yang ada di situ,penampilan nya sangat skena,pas sampe rumah
kita ketemu lagi sama rombongan itu ðŸ˜"
📅 Selasa, 6 Januari 2026
Judul: Pembeli yang
Lupa akan Kendaraannya Sendiri
Aku sedang
menghabiskan waktu di rumah teman, sambil menunggu nenek dan ibunya yang pergi
berbelanja ke warung terdekat. Saat itu, datang seorang pembeli yang datang
naik sepeda. Dia dengan santai meletakkan sepedanya di tempat yang biasa
digunakan orang untuk duduk-duduk atau bersandar, lalu masuk ke dalam warung.
Pembeli itu memesan dua bungkus bumbu racik dan satu botol aqua gelas. Setelah
transaksi selesai, dia langsung berjalan pergi tanpa melihat ke belakang.
Melihat kejadian itu, temanku yang jeli memanggilnya, "Eh, bukannya kamu
bawa sepeda?" Pembeli itu terhenti, lalu menengok ke arah tempat dia
meletakkan sepeda. Dengan wajah malu-malu dan sambil tertawa geli, dia
menjawab, "Oh iya, lupa! Aku kira tadi kesini jalan kaki!" Kami pun
tidak bisa menahan tawa melihat keluguan dan kecerobohannya. Dia pun segera
kembali mengambil sepedanya yang nyaris tertinggal.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi siang di rumah temen,lagi nungguin nenek nya sama ibunya pergi
belanja buat di warung,nah ada pembeli naik sepeda ke warung,dia taro sepeda
nya di tempat biasa orang duduk di semderin,nah dia tuh kalo gak salah beli
bumbu racik dua sama aqua gelas satu,habis beli itu dia langsung pergi,temen ku
manggil dia dong "eh bukan nya kamu bawa sepeda" kata dia
jawab"oh iya lupa aku kira tadi aku kesini jalan kaki" dia ngomong
begitu sambil ketawa"
📅 Rabu, 7 Januari 2026
Judul: Hari yang
Dipenuhi oleh Kehadiran "Orang Gila"
Aku datang lebih awal
ke rumah teman, jadi untuk sementara aku sendirian menunggu yang lain datang.
Saat menunggu, seorang yang dikenal sebagai "orang gila" lewat di
depan rumah. Aku berusaha tenang dan mengabaikannya. Setelah semua teman akhirnya
berkumpul, kami asyik bermain handphone bersama. Karena rasa lapar mulai
menyerang, kami memutuskan untuk membeli makanan di warung yang tak jauh dari
situ. Di tengah perjalanan ke warung, orang gila tadi muncul lagi! Spontan kami
langsung kabur berlarian ketakutan. Salah seorang teman yang lebih berani
menghadang dan menghentikan orang itu sebentar, memberi kami waktu untuk
berlari lebih jauh. Setelah orang itu pergi, kami lanjutkan niat ke warung.
Setelah membeli makanan, kami pulang ke rumah teman. Dua orang teman memesan
ayam goreng (chicken), sementara aku memilih makan telur saja. Setelah makan,
kami cuci tangan di dalam kamar mandi. Hanya tiga orang yang sempat cuci
tangan. Saat mau keluar dari kamar mandi, kaget! Orang gila itu ternyata
berhenti tepat di depan pintu kamar mandi! Kami membeku di dalam, tidak berani
keluar. Dengan hati berdebar, kami memutuskan menunggu di dalam sampai dia
pergi. Setelah beberapa saat yang terasa sangat lama, untungnya dia akhirnya
pergi juga. Hari itu penuh dengan ketegangan dan kejutan yang tak terduga.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi siang main
di rumah temen,kita tungguin temen yang lain sampe,soal nya cuma aku sendirian
yang baru sampe,nah terus ada orang gila lewat ke situ,aku abaikan aja,nah
setelah kumpul semua kita main handphone aja,nah tiba tiba kita laper jadi kita
beli makan di warung deket situ,nah tiba tiba orang gila nya lewat lagi kita
kabur terus orang gila nya di berhentiin sama temen aku,nah setelah orang gila
nya pergi kita lanjut ke warung,setelah ke warung kita pulang lagi,nah temen ku
katanya mau beli chiken,jadi 2 orang beli chiken 2 orang di rumah temen ku,btw
aku ga beli chiken cuma makan telur aja,nah temen ku udah selesai makan aku
juga udah selesai,kita cuci tangan di dalem,nah cuma 3 orang yang cuci
tangan,pas mau keluar orang gila itu berhenti di depan pintu,nah dia berhenti
sebentar,karena ada orang gila di luar jadi kita nunggu dulu sampe dia
pergi,untung nya dia langsung pergi"
📅 Kamis, 8 Januari 2026
Judul: Kewaspadaan
Saat Jajan Malam Hari
Sekitar pukul setengah
sembilan malam, kami pergi jajan ke sebuah warung. Untuk mencapainya, kami
harus melewati sebuah "ranggon" (semacam gardu atau pos ronda) yang
dikenal sebagai tempat nongkrongnya orang gila tersebut. Alhamdulillah, saat
kami lewat, orang gilanya tidak terlihat di sana. Sesampai di warung, kami
memesan makanan dan menunggu pesanan dibuat. Tiba-tiba, dari kejauhan, kami
melihat orang gila itu datang dan mendekati ranggon tadi. Anehnya, sepertinya
tidak ada orang lain di warung yang menyadari kehadirannya. Lalu, entah
bagaimana, orang gila itu tiba-tiba menghilang dari pandangan kami. Rasanya
misterius dan membuat kami waspada. Kami seperti merasa dia masih ada di
sekitar ranggon, mungkin mengamati sekeliling dari balik kegelapan, tetapi kami
tidak yakin juga apa yang dilakukannya. Kami hanya bisa melanjutkan aktivitas
jajan sambil sesekali melirik ke arah ranggon dengan perasaan was-was dan penuh
kewaspadaan.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi sekitar jam setengah sembilan kita jajan di warung,nah kita tuh
lewatin ranggon tongkrongan nya orang gila,alhamdulillah nya orang gila nya gak
ada di situ,sesampainya di warung kita pesen makanan,pas nungguin makanan nya
datang tiba tiba orang gila itu dateng ke ranggon,tapi nggak ada yang sadar
kalau ada orang gila,nah terus orang gila itu hilang gak tau kemana,tapi kayak
nya dia ada di ranggon tapi gak tau juga ngapain merhatiin orang gila"
📅 Jumat, 9 Januari 2026
Judul: Petualangan
Mencari Ikan dan Penampakan Misterius
Sore itu kami kembali
menjelajahi berbagai hamparan sawah: mulai dari Sawah Cibulus, Sawah Raso,
Sawah Gandu, Sawah Bojong, hingga Sawah Ronggeng. Di Sawah Ronggeng, kami
sempat mencoba mencari ikan kecil di air yang jernih, namun setelah berhasil
menangkap beberapa, kami melepaskannya kembali ke habitatnya. Saat perjalanan
pulang, tiba-tiba ada kejadian yang sedikit membuat penasaran dan waspada. Kami
melihat sesuatu—atau mungkin seseorang—yang mengingatkan kami pada orang gila
itu. Kami tidak yakin apakah benar itu orangnya, tetapi yang jelas terlihat
adalah sebuah sepeda listrik yang mirip dengan yang biasa dia gunakan. Kami pun
tidak menunggu untuk memastikan dan langsung meneruskan perjalanan pulang
dengan sedikit lebih cepat.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi pas sore kita jalan jalan ke sawah,nah kita ke sawah cibulus,sawah
raso,sawah gandu,sawah bojong,sawah ronggeng,nah kita cari ikan di sawah
ronggeng tapi ikan nya di lepasin lagi,habis itu pulang terus tiba tiba ketemu
orang gila,gak tau si ada ngga orang gila nya tapi ada sepeda listrik nya"
📅 Sabtu, 10 Januari 2026
Judul: Kedatangan Tamu
KKN dan Momen Memalukan
Sekitar pukul sebelas
siang, aku sedang asyik bermain dengan adik sepupuku di rumah saudara.
Tiba-tiba, tanpa pemberitahuan sebelumnya, beberapa kakak-kakak yang tidak
dikenal membawa koper besar dan tas ransel besar masuk ke dalam rumah! Aku
sempat kaget dan bertanya-tanya dalam hati, ini mau ada acara apa? Setelah
kutanyakan pada adik sepupuku, ternyata mereka adalah mahasiswa yang akan
melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di daerah sini. Saat melihat logo
almamater di jaket mereka, rasanya familiar, dan ternyata benar, mereka dari
Universitas Padjadjaran (Unpad)! Setelah kejadian itu, kami berencana
jalan-jalan naik sepeda biasa. Sayangnya, ban sepedanya kempes. Kami pun mulai
memompanya. Nah, di tengah-tengah proses memompa, tiba-tiba sepeda itu jatuh
dengan suara yang cukup keras! Rasa malu yang sangat besar langsung menyergapku
karena kejadian itu dilihat oleh kakak-kakak KKN yang baru saja tadi kami
temui. Tapi, sudahlah, kupikir biarkan saja. Mungkin mereka juga mengerti itu
hal yang biasa.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi sekitar jam sebelasan lagi main sama adik sepupu aku,tiba tiba ada
kakak kakak masuk ke rumah sodara ku,nah aku kaget ini orang mau ngapain bawa
koper sama tas yang gede banget,ternyata aku tanya ke adik sepupu ku dia
jawab,itu orang yang mau kkn di sini,nah pas liat almet nya kaya kenal tapi
universitas apa,ternyata universitas padjajaran,nah setelah itu kita kan mau
jalan jalan naik sepeda biasa,karena kempes kita pompa dulu,pas di pompa sepeda
nya tiba tiba jatuh,sebenar nya malu soal nya di liatin sama kakak kakak kkn nya
tapi gapapa lah biarin aja"
📅 Minggu, 11 Januari 2026
Judul: Bonceng Tiga
Keliling Sawah dan Pengawasan KKN
Sore hari sekitar
pukul lima, kami melakukan petualangan seru dengan moda transportasi
"boti" alias bonceng tiga di satu sepeda motor! Rute kami kali ini
kembali mengelilingi sawah-sawah favorit: Cibulus, Raso, Gandu, Bojong, Nyi
Lapda, dan Ronggeng. Pemandangan sore di persawahan dengan cahaya keemasan
matahari selalu menenangkan jiwa. Setelah puas menikmati pemandangan, kami pun
pulang. Sesampai di dekat rumah, kami melihat kakak-kakak mahasiswa KKN sedang
sibuk membuat konten video, mungkin untuk TikTok atau dokumentasi kegiatan.
Mereka terlihat asyik dengan kegiatan kreatif mereka. Malam harinya, sekitar
pukul delapan, saat aku mau pergi main ke luar, kakak-kakak KKN itu sedang
nongkrong di depan rumah. Mereka sempat memperhatikanku, tapi kubiarkan saja,
anggap saja mereka hanya penasaran. Oh ya, satu hal lagi, saat jalan-jalan
tadi, kami kembali berpapasan dengan orang gila yang sering kami temui. Seperti
biasa, kami tidak tahu apa yang sedang dilakukannya, dan kami pun tidak
berusaha mencari tahu, hanya melanjutkan perjalanan kami dengan hati-hati.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"tadi sore kita jalan jalan boti(bonceng tiga),kita jalan jalan nya ke
sawah cibulus,sawah raso,sawah gandu,sawah bojong,sawah nyi lapda,sawah
ronggeng,nah kita jalan jalan nya sekitar jam limaan,terus kita pulang,pas
pulang liat kakak kakak kkn lagi bikin konten buat di tik tok,nah terus jam
delapan aku mau main terus kakak kakak nya lagi nongkrong di depan rumah,terus
di liatin aja,biarin lah,oh iya pas lagi jalan jalan ketemu orang gila gak tau
lagi ngapain"
Kisah Liburan Delian
Oleh: Delian Herdiana
Kelas: 6B
📅 Minggu, 28 Desember 2025
Judul: Petualangan
Kreatif di Sawah
Hari Minggu ini kami
menemukan sesuatu yang tak terduga di tengah sawah: sebuah telur ayam!
Tampaknya telur itu terjatuh dari sarangnya. Dengan penuh rasa penasaran, kami
mengambil telur itu dan dengan hati-hati meremukkannya. Kami pun berimajinasi,
menjadikan pecahan telur itu sebagai bahan untuk sebuah permainan kreatif.
Tidak berhenti di situ, kami juga berpura-pura berdagang, seolah-olah pecahan
telur itu adalah barang berharga yang kami jual-belikan. Tak lama kemudian, ada
penemuan lain: kerang yang terjatuh di area sawah! Kami mengumpulkannya dengan
gembira. Ide pun muncul: kami memutuskan untuk memanggang kerang-kerang itu di
atas bara api yang kami buat. Setelah matang, aroma sedap pun tercium. Kami
duduk melingkar dan menikmati kerang panggang itu bersama-sama, sambil tertawa
dan bercanda riang. Setelah puas, kami membersihkan diri dan peralatan yang
kami gunakan. Sungguh, petualangan sederhana di alam ternyata bisa memberi
banyak keceriaan.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Luruh ndog kiong ning swah trus di remek remek dadikaken dolanan truss
dii dagang dagangan truss luruh keracaa ningg swahhh diii panggang ntasss kuenn
diii pangann bareng bareng bari bchh trusss ngumbahhh abettt manggang ee"
📅 Senin, 29 Desember 2025
Judul: Pengalaman
Pertama Menjaga Bayi
Hari ini, aku mendapat
tugas baru: menjaga (nonggoni) adik Cang yang sedang tidur lelap. Aku duduk di
sampingnya dengan tenang. Namun, tak lama kemudian, adik Cang itu terbangun dan
langsung menangis! Aku segera mengangkatnya dari tempat tidur dan berusaha
menenangkannya. Tapi ternyata, adik Cang-nya yang lain juga ikut bangun dan
menangis. Ibunya Cang pun datang dan dengan nada kesal berkata, "Sudah,
jh, adiknya lagi tidur diangkat-angkat bloon, Cang!" Akhirnya, bukannya
adik yang tenang, malah Cang yang merasa bersalah dan menangis di kamar.
Pengalaman pertama menjaga bayi ini mengajarkanku bahwa mengasuh anak kecil
membutuhkan kesabaran ekstra dan pengetahuan yang tepat.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Nonggoni Adine cng lgi tru trs k Adine cg lgi tru kuh di tangekaken ning
cng trs k Adine cng nangis tangi trs mboke cng mrek nyewot sra jh adinira lgi
tru di tangekaken bloon cng trs nangis ning kmerr"
📅 Selasa, 30 Desember 2025
Judul: Belajar
Kesabaran dari Ibu Cang
Kali ini, Ibunya Cang
sedang pergi ke Blandongan, dan aku sekali lagi diminta untuk menjaga adiknya
yang sedang tidur. Saat si kecil terbangun dan mulai rewel menangis, aku
berusaha sebaik mungkin untuk menenangkannya. Dari kejauhan, Ibunya Cang
berteriak memberikan nasihat, "Sudah, jh, Adek, nonggoni adiknya srawung
bae jh, belum bisa adiknya lagi tidur, jh." Aku pun belajar bahwa
terkadang, menjaga bayi yang tidur bukan berarti harus menggendong atau
mengajaknya bermain. Kadang, cukup dengan menemaninya dengan tenang dan
membiarkannya tidur kembali adalah cara terbaik. Perkataan Ibu Cang itu menjadi
pelajaran berharga bagiku.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan jre mboke cnge kon jonggoni Adine cng branganu kuh Adine cnge tangi
nangis mboke cnge lgi ning blandongan trs kuh jre mboke cnge sra jh adee
nonggoni Adine sra bae jh bli bsa adinirane lgi tru jh"
📅 Rabu, 31 Desember 2025
Judul: Persiapan Seru
untuk Pesta BBQ Akhir Tahun
Hari ini penuh dengan
kesibukan yang menyenangkan! Kami berbelanja berbagai bahan makanan untuk acara
BBQ besar besok malam. Aku mendapat tugas penting: mengiris-iris daging dan
ayam dengan rapi. Setelah daging selesai, aku juga mengiris sosis dan
menusuknya dengan tusukan sate agar mudah dipanggang. Tidak hanya itu, aku juga
membantu mengisi ulang tabung gas kompor. Kegiatan dilanjutkan dengan mengiris
bawang bombay dan bawang putih yang akan digunakan untuk bumbu. Sebagai
tambahan, aku juga ikut serta membuat bumbu spesial untuk kuah tom yam yang
gurih. Semua dilakukan dengan semangat dan tawa, menciptakan antisipasi yang
menggembirakan untuk malam tahun baru.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Tuku bahan bahan nggo BBQ trsss ngirisiii daginggg lnnn ayammm ntas kuen
ngirisi sosia ln nyindiki sosis truss kuhhh ngisi ulng gas trss ngirisi bwang
Bombay ln bawang putih ln gwe bumbu tomyam"
📅 Kamis, 1 Januari 2026
Judul: Kerja Bakti
Mencuci Selimut di Awal Tahun
Cang bangun pagi-pagi
sekali, sekitar jam setengah 7. Begitu membuka mata, dia langsung menangis dan
merengek minta dibantu mencuci selimutnya. Akhirnya, Cang pun bangun dan kami
berdua berangkat ke sumber air untuk mencuci selimut itu bersama-sama. Kami
menggosok, membilas, dan bekerja sama. Setelah dicuci bersih, kami menjemur
selimut itu di bawah sinar matahari pagi hingga kering. Setelah semua proses
selesai, aku pun membersihkan dan merapikan area bekas mencuci. Awal tahun yang
diawali dengan kerja bakti kecil-kecilan terasa sangat berarti dan
membanggakan.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan cng dau tangi tru jam set 7 trus kuh cng mtu jre mboke cnge gge jh
tangis bebasuhh klmbii truss cngee tangi bebasuh klmbi trus kuh di pepe klmbine
ntas kuen kuhh beresi abet bebasuh klmbine"
📅 Jumat, 2 Januari 2026
Judul: Bermain di Kali
dan Petualangan yang Berantakan
Cang dan aku
memutuskan untuk menghabiskan sore dengan bermain di kali. Kami mencoba
peruntungan dengan mencari ikan, tetapi hasilnya hanya sekitar 30 ekor ikan
kecil (kriwil). Tidak puas dengan itu, kami juga bermain kotor-kotoran dengan
lumpur di sawah! Setelah badan penuh lumpur, kami mencuci kaki yang belepotan
di air kali yang jernih. Lalu, kami duduk-duduk di tepian kali sambil bercanda
dan berbagi cerita. Saat akan pulang, terjadi masalah: Cang ternyata terjebak
di dalam kali dan tidak bisa keluar! Akhirnya, Ibunya Cang yang datang
menyelamatkan dan mengangkatnya keluar dari kali. Petualangan sore ini berakhir
dengan sedikit drama tetapi penuh tawa.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan cng kan dln trus kuh ngaco ning kali olih iwake cuma 30 kriwil truss
kuhhh kotor kotoran ning swah truss kuh wesuh sikil ning kali ntas kuen kuh
dodok dodok ning dalam anyar bari kanda kanda trus kuh ancone di gwa ning bch
trus cnge di alap ning mboke cng"
📅 Sabtu, 3 Januari 2026
Judul: Hasil Mancing
yang Lebih Memuaskan
Cang dan aku kembali
pergi bermain. Kali ini, ada teman yang mengajak kami untuk pergi memancing.
Kami pun menyambut ajakan itu dengan semangat. Hasilnya lebih memuaskan
daripada sebelumnya! Kami berhasil mendapatkan sekitar 35 ekor ikan. Setelah
puas memancing, kami duduk-duduk bersantai di pinggir kali, menikmati udara
segar dan pemandangan sekitar, sebelum akhirnya memutuskan untuk pulang dengan
perasaan senang.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan cng kan lgi dln trus kuh jre bch ee ayu jh ngaco trus kuh bch ee
jukut anco trus kuh miang ngaco olih iwak ee 35 iji trus kuh pragatt ngaco
dodok dodok ning dalam anyar trs blik"
📅 Minggu, 4 Januari 2026
Judul: Kejadian
Menegangkan di Persimpangan
Cang dan aku sedang
jalan-jalan di daerah Blok E. Tiba-tiba, di sebuah persimpangan, sepeda motor
yang kami tumpangi hampir bertabrakan dengan kendaraan lain dari arah
berlawanan! Rupanya, kami hampir menabrak seorang orang tua yang juga sedang
melintas. Kejadian itu berlangsung sangat cepat dan mendebarkan, membuat
jantung kami berdebar kencang. Pengalaman itu mengingatkan kami akan pentingnya
kehati-hatian dan kewaspadaan penuh saat berkendara di jalan.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan cng kan dln trus kuh jln jln mba bloketok trus kuh arep tek ning
bebas lintang ln rintine arep tiba trus kuh meng plawad teka ning gada gada
plawad lintang ln riyantine arep tabrakan ln uwong tuwa"
📅 Senin, 5 Januari 2026
Judul: Pelajaran di
Pantai tentang Pengawasan
Cang dan aku pergi ke
pantai dengan menaiki perahu. Saat tiba di sana, terlihat seorang anak kecil
sedang asyik bermain pasir. Namun, anak itu malah memasukkan pasir ke dalam
bajunya sendiri. Yang membuatku heran, ibunya si anak malah sibuk bernyanyi
karaoke sendiri, tidak memperhatikan anaknya. Si anak pun menangis karena
tangannya yang penuh pasir menjadi berat dan tidak bisa diangkat. Pemandangan ini
mengajarkanku betapa pentingnya perhatian orang tua kepada anak-anaknya,
terutama di tempat umum yang berpotensi bahaya.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan cng kan meng laut nunggang dongdang trus kuh kh teka ning laut ora
kah ana bocah cilik lgi dolanan pasir bch cilik kuen kuh pasir e di dalakaken
ning awke mboke bch cilik kuene mlah sibuk karaoke dwek bae Turan th anake
nangis nang bli bsa mtu tangane"
📅 Selasa, 6 Januari 2026
Judul: Kunjungan ke
Rumah Sakit dan Satpam yang Lucu
Cang bangun pagi, lalu
diajak Ibunya pergi ke pasar, sekalian mampir ke Rumah Sakit Umum. Ternyata, di
sana ada saudara (mungkin bapak atau pamannya) yang sedang dirawat. Ibunya Cang
bercerita bahwa mereka harus menukar masker karena aturan kesehatan. Di sana,
ada seorang satpam yang bertingkah lucu dan konyol, sehingga membuat Cang
tertawa terus sepanjang waktu. Melihat tingkah satpam itu, Ibunya Cang hanya
bisa berkata, "Ya sudah, begitu saja," sambil menggelengkan kepala.
Kunjungan ke rumah sakit yang seharusnya serius, jadi ada sedikit warna humor
di dalamnya.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan cng kan dau tangi trus kuh jre mboke cnge ka jg mlu bli jg meng RS
umum jre cnge ana apa bapa dedene jg di rwat msl mlu jh asi srane bkt tukaran
mning jh kya mau ln satpam edan cnge gmuyu bae mboke cng ngmng mngkonon"
📅 Rabu, 7 Januari 2026
Judul: Misteri Kentut
di Rumah Maula
Cang dan aku sedang
asyik bermain di rumah Maula. Tiba-tiba, di tengah keheningan, terdengar suara
kentut yang jelas. Aku dan Cang spontan saling menuduh, "Kamu, bukan
aku!" Teman-teman yang lain juga ikut-ikutan menuding. Ibunya Maula pun
bertanya, "Siapa, jh, yang ngentut?" Suasana pun jadi ricuh dengan
saling tuduh. Pada akhirnya, tidak ada yang mengaku, dan masing-masing
bersikeras bahwa yang lainlah pelakunya. Kejadian kecil ini berubah menjadi
lelucon yang menghibur sepanjang sore.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Cng kuh dln ora kah ning umhe maula trus kuh kah ana sing ngentut bkt cng
kub bch kari kari mboke maula jre mboke maulane kuh spa jh ngentut kri dweke
dwek sing ngtut"
📅 Kamis, 8 Januari 2026
Judul: Pagi yang Sibuk
dan "Hadiah" Sedotan
Cang bangun sangat
pagi. Begitu membuka mata, dia langsung disuruh oleh Ibunya untuk bangun dan
segera mengiris oncom yang akan dibawa ke Rumah Sakit. "Srawung jh,
bangun, bloon! Mana, jh, irisana oncom yang di luar, untuk di bawa ke RS jh,
srawung jh, tru bae!" seru Ibunya dengan nada mendesak. Cang yang masih
mengantuk langsung direpotkan dengan tugas dadakan. Anehnya, di pagi yang sibuk
itu, Cang justru diberi sebuah sedotan. Bukannya senang mendapat
"hadiah", Cang malah merengut (nyewot) karena mungkin menganggapnya
tidak penting dibandingkan tugas yang menumpuk.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Cng kan tangi esuk trus kuh tangi tangi lngsung di swti ning mboke cng
sra jh tangi blon mana jh irisana oncom nang di gwa ning RS jh sra jh tru bae
pujar jre cnge ngerecok bae sn dau tangi bae di sambut oleh sedotan bner ee di
sambut dengan baik kuen th mlah nyewot"
📅 Jumat, 9 Januari 2026
Judul: Duka di Balik
Rasa Khawatir
Kakeknya Cang baru
saja pulang dari perjalanan jauh dari Singapore. Namun, kabar buruk datang:
beliau harus menemui dokter spesialis di Rumah Sakit Umum. Cang turut serta
pergi ke Bandung untuk menunggu dan memberikan dukungan. Di rumah sakit, saat
mengetahui bahwa kakeknya akan menjalani operasi, Cang tidak bisa menahan
kesedihannya. Dia menangis tersedu-sedu, bahkan hingga seperti pingsan karena
kepanikan dan rasa khawatir yang sangat besar. Melihat kondisi Cang, semua
orang yang hadir pun ikut merasa sedih dan berusaha menghiburnya.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan tuane cng kan dau blik singbrs branganu kuh jh jre dokter sing ning
RS umum ee kuhh jh kdu di gwa ning bandung cnge nangis nang gara gara tuane
cnge arep di oprasi cnge nangis klenger ape tanggane pda mrek"
📅 Sabtu, 10 Januari 2026
Judul: Perjalanan yang
Melelahkan dan Rasa Mabuk
Cang bangun sangat
pagi, pukul 06.07. Dia diajak Ibunya pergi ke Bekasi untuk suatu keperluan.
Mereka berangkat dan pulang dari Bekasi dalam hari yang sama. Dalam perjalanan
pulang, Cang dipaksa untuk ikut melanjutkan perjalanan ke Bandung. Akibat
perjalanan yang panjang dan berliku, Cang mengalami mabuk perjalanan. Aku
bertanya kepadanya, "Kalau mabuk, gimana, jh? Masa mabuk, jh, mati?"
Dengan nada bercanda namun lelah, Cang menjawab, "Ya mati, jh." Tapi
kemudian dia tertawa kecil dan mengaku bahwa itu hanya candaan karena dia
sangat tidak enak badan.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Cng kan tangi jam 06.07 trus kuh jre mboke cnge Ayu jh meng bjong cng kuh
meng bjong blik sing bjong kuh cnge di paksa kon meng bandung cnge mong sn trus
cnge mabok kuh priwe ta bgn jh msl mabok jh mati ya mati jre cnge edn sn"
📅 Minggu, 11 Januari 2026
Judul: Momen Canggung
di Tajug
Cang dan aku sedang
bermain di rumah Putri. Lalu, Cang pergi sendiri ke tajug (mushola) untuk suatu
keperluan. Di sana, ada seseorang yang memberinya salam. Cang merasa sangat
ketakutan dan grogi untuk membalas salam tersebut. Untungnya, ada saudara atau
kenalan (tanggane Cang) yang berada di dekatnya saat itu. Akhirnya, dengan hati
yang masih berdebar, Cang berniat mendekati orang yang menyapanya tadi, tetapi
rasa takutnya masih sangat besar. Orang yang memberi salam itu rupanya adalah
seorang guru, yang tampaknya juga sedikit bingung dan mungkin merasa tidak
nyaman melihat reaksi ketakutan dari Cang.
✏️ Tulisan Asli Anak:
"Kan cng kan dln ning putri cnge kuh mnane dewekan teka ning tajug kuh ana
ranine salam/ termi kan cnge posisine dwkn kan cnge wedi mngkat kuene gawa kayu
untunge ana tanggane cng dadi cnge ning arep tanggane cnge ning guru nang wedi
si cnge"

0 Komentar