CONJUNCTIONS (Kata Sambung)
A. Pengertian Conjuctions
Conjunction adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata, ungkapan dengan Ungkapan, atau kalimat dengan kalima,t dan lain sebagainya. Kata sambung ini bersifat tidak variabel, artinya tidak berubah baik menjadi jamak atau pun menjadi punya jenis kelamin sebagaimana kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun).
Contoh:
- Anto and Dedi came to my house last night.
- Anto dan Dedi datang ke rumahku semalam.
- She takes the book and writes her name on the first page.
- Dia mengambil buku itu dan menuliskan namanya pada halaman pertama.
B. Jenis-jenis Conjunction
Conjunction terdiri dari:
1. Koordinat konjungsi (kata sambung koordinatif)
Koordinat konjungsi adalah kata sambung yang digunakan untuk menghubungkandua kalimat atau kata-kata yang mempunyai tingkatan yang sama atau sederajat biasanya kata sambung ini disebut dengan istilah correlative conjunction karena katakata ini selalu bergandengan berpasangan satu sama lainnya berdasarkan pengertiannya maka coordinatimg conjuctions dapat dikelompokkan dalam empat bagian yaitu:
a. Cumulative Conjunction
Cumulative conjunction ialah salah satu kata sambung yang digunakan untuk menambahkan atau mengumpulkan. Berikut ini yaitu kata sambung cumulative conjunction:
- and dan
- also juga
- both … and dan
- and also dan juga
- as well as dan juga
- likewise seperti itu juga
- again lagi pula
- besides disamping itu juga
- in addition tambahan lagi
- furthermore lebih-lebih lagi
- Not only is she beautiful, but also clever.
- Tidak hanya dia cantik, tetapi juga pintar.
- I was concerned when he cried and laughed at the same time.
- Aku terpaku saat dia menangis dan tertawa diwaktu yang bersamaan.
b. Alternative Conjunction
Alternative conjunction adalah sebuah kelompok kata sambung yang menunjukan pengertian alternative atau pemilihan diantara dua atau juga lebih. Yang termasuk dalam alternative conjuction yaitu:
- or atau else kalau tidak
- otherwise kalau tidak
- neither..or.. bukan
- Either..or.. : ..atau
- whether..or.. : apakah..atau..
- less..than : lebih..daripada
- not.. : tidak/bukan
- Etc. (dan sebagainya)
Contoh:
- You can choose Denny or Vio to clean the classroom.
- Kamu bisa memilih Denny atatu Vio untuk membersihkan ruang kelas
- He neither eats nor drinks.
- Dia tidak makan ataupun minum.
c. Adversative Conjunction
Adversative conjunction adalah kelompok kata sambung yang mengandung arti pertentangan antara bagian kalimat dengan bagian kalimat lainnya. Yang termasuk dalam adversative conjunction yaitu:
- but : tetapi
- however : tetapi
- yet : namun/sekalian begitu
- nevertheless : namun
- still : namun, tetapi….masih
- only : hanya/ Cuma
- despite : meskipun
- in spite of : meskipun
- though : meskipun
- although : meskipun
- conversely: sebaliknya
- in contrast : sebaliknya
- etc. (dan sebaganya)
Contoh:
- I want to go to the cinema with you, however I don‟t have money.
- Aku ingin pergi ke bioskop dengan kamu, meskipun aku tidak mempunyai uang.
- You can take a nap while I clean the backyard.
- Kamu bisa istirahat selama aku membersihkan halaman belakang.
d. Illative Conjunction
Illative conjunction adalah kelompok kata sambung yang digunakan untuk menunjukan sebab/akibat dari suatu peristiwa/perbuatan yang lain atau menunjukan suatu kesimpulan. Yang termasuk illative conjuction yaitu:
- therefore : oleh karena itu
- so then : maka
- so : oleh karena itu
- then : maka
- for : karena
- accordingly : jadi/karena itu/maka
- consequently : oleh karenanya
- thus : jadi/maka / deengan demikian
- wherefore : mengapa / untuk apa
- hence : sebab itu/ karena itu
- accordingly : karena itu
- because of : sebab/karena
- for this reason alasan
- as a result : akibat
- Etc. (dan lainnya)
Contoh:
- The taxi has come, so I will go.
- Taksi sudah datang, jadi aku akan pergi.
- My shirt is wet, thus I will change it.
- Bajuku basah, terus saya akan menggantinya.
Catatan:
Kata sambung atau conjunction (because of, In spite of dan regardless of), harus diikuti benda (Noun)/noun phrase seperti berikut ini:
- because of + noun/noun phrase
- in spite of + Noun/noun phrase
- regardless of + noun/noun phrase
Contoh:
- We couldn‟t go out because of the rain.
- Kami tidak dapat pergi karena hujan.
- I bring an umbrella regardless of the weather.
- Aku membawa sebuah payung dikarenakan cuaca.
2. Subordination Conjunction
Subordinating conjunction adalah kata sambung yang digunaka untukmenghubungkan dua kalimat yang tidak sederajat. Dua kalimat tersebut berkedudukan sebagai anak kalimat atau disebut dengan dependent clause dan induk kalimat atau disebut dengan main/indenpendent clause. anak kalimat ini selalu diawali dengan subordinating conjunction yang tidak dapat berdiri sendiri artinya,bergantung pada induk kalimat. Sedangkan induk kalimat atau disebut main/independent clause dapat berdiri sendiri, artinya tidak bergantung pada clause (sekumpulan kata yang mengandung subjek dan predikat) yang lain. Berdasarkan pengertiannya maka subordinating conjunction dalam kalimat dapat berfungsi sebagai berikut:
.jpg)
0 Komentar